Distribution Insight
SCOOTER MAGZ | EDISI 43 2025
jaringan listrik dilakukan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel H H.Koimudin, Sekda Musi Banyuasin Dr. Apriyadi MSi dan Manager UP2K Sumsel Ferdinan Damanik di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel pada 4 Juli 2025. "Kami menyambut baik penanda tanganan ini karena semua kendala di awal proses, tahapan perijinan dan prosedur panjang telah terlewati, kini kami percayakan pembangunan jaringan listrik sepenuhnya kepada PLN demi masyarakat muba" pung kas Koimudin General Manager PLN Unit In duk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Adhi Herlambang, menegaskan bah wa inisiatif ini menjadi dukungan penting dari misi besar PLN dalam mendorong pemerataan energi ber keadilan di wilayah-wilayah yang se lama ini sulit dijangkau. “Kami tidak hanya memasang ja ringan listrik, tapi membangun ko nektivitas baru bagi masyarakat. De ngan akses listrik yang stabil, warga dapat mengembangkan pertanian berbasis teknologi, memaksimalkan komunikasi digital, dan pada akhir nya meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemkab Musi Banyuasin dan Dinas Kehutanan Sumsel atas dukungan yang telah di berikan” ujar Adhi Herlambang. Pembangunan jaringan distribusi ini juga diarahkan untuk mendukung pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan. Dengan pasokan daya listrik yang memadai, para pengelola kawasan hutan di wi layah tersebut juga akan lebih mudah dalam menjalankan kegiatan konser vasi dan pengelolaan yang efisien. Tujuan utama dari kerja sama ini mencakup peningkatan rasio de sa berlistrik dan rasio elektrifikasi di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin. Selain
itu, dengan hadirnya listrik di empat desa tersebut, masyarakat diharap kan lebih mudah mengakses infor masi, pendidikan, dan layanan digital yang menunjang peningkatan kapa sitas diri dan pembangunan desa. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara PLN, pemerintah dae rah, dan instansi kehutanan dalam menghadirkan energi berkelanjutan
yang inklusif, tanpa meninggalkan aspek lingkungan. “Ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang konkret. Kami percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, perluasan jaringan lis trik hingga ke desa-desa terpencil bisa terus berjalan dan membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Adhi. (*)
15
Made with FlippingBook - PDF hosting