CULTURE
SCOOTER MAGZ | EDISI 43 2025
KIKEN YOCHI Bukan, ini bukan jajanan Jepang temennya mochi--ini salah satu Program Budaya Safety, ya PLNers! SEJARAH SINGKAT K IKEN YOCHI berasal dari bahasa Jepang yang berarti “antisipasi bahaya” atau “prediksi risiko.” Metode ini berkembang di Jepang pada era 1970-an seiring meningkatnya kecelakaan, bukan hanya mengatasi akibatnya. Kiken Yochi dikembangkan oleh Japan Industrial Safety and Health Association (JISHA) sebagai bagian dari program Zero Accident Campaign . Pada implementasi awal banyak dilakukan di perusahaan transportasi seperti Japan Railways, lalu menyebar ke berbagai industri lain di Jepang, Korea Selatan, dan akhirnya diadopsi secara global, termasuk di perusahaan-perusahaan BUMN di Indonesia. kesadaran akan keselamatan kerja di industri, terutama di sektor perkeretaapian, manufaktur, dan konstruksi. Konsepnya berakar pada budaya kerja Jepang yang menekankan kaizen (perbaikan berkelanjutan) dan keterlibatan seluruh anggota tim untuk mencegah
MANFAAT PENERAPAN 1. Penerapan Kiken Yochi memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan budaya kerja: 2. Potensi bahaya teridentifikasi lebih cepat
sehingga tindakan pencegahan dapat segera dilakukan sehingga mengurangi kecelakaan kerja.
3. Meningkatkan kesadaran dan
kewaspadaan tim pelaksana agar berpikir proaktif, bukan reaktif. 4. Karena dilakukan bersama-sama, hal ini meningkatkan komunikasi dalam tim sehingga mendorong keterbukaan dalam menyampaikan risiko. 5. Membangun Budaya Safety dimana keselamatan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban formal. 6. Minimnya insiden mengurangi downtime dan kerugian material (efisiensi operasional).
危険予知
8
Made with FlippingBook - PDF hosting