Penyelenggara Fintech mengupayakan pengembangan dan pemanfaatan aplikasi berbasis AI dilakukan dengan mengacu kepada ketentuan yang berlaku, prinsip hak asasi manusia, keberagaman, dan perlindungan konsumen atau investor. 3. Wajar dan Akuntabel (fair and accountable) Pemanfaatan aplikasi berbasis AI yang wajar dan akuntabel berkaitan dengan validitas dan akurasi yang mempertimbangkan prinsip keadilan dan non-diskriminatif, dengan memperhatikan: Penyelenggara Fintech memastikan bahwa bisnis model dan aplikasi berbasis AI yang dikembangkan dan dimanfaatkan tidak menyebabkan kerugian kepada konsumen termasuk tidak melanggar privasi dan tidak menimbulkan diskriminasi yang diakibatkan oleh ketidaktahuan konsumen terkait pemrosesan AI ( blackbox) . Penyelenggara Fintech memiliki kerangka mitigasi risiko untuk memastikan bahwa algoritma, code , data input, dan seluruh instrument pendukung aplikasi berbasis AI dapat memiliki kontribusi yang relevan dan proporsional dengan tujuan yang ingin dicapai dengan pemanfaatan aplikasi berbasis AI dimaksud. Penyelenggara Fintech memastikan bahwa data yang dipergunakan dapat dipertanggungjawabkan, valid , merupakan data yang terkini, tidak mengandung bias, dan memenuhi ketentuan yang diatur dalam peraturan terkait perlindungan data pribadi khususnya ketentuan pemrosesan secara otomatis. Penyelenggara Fintech memastikan bahwa pemrosesan yang dilakukan oleh aplikasi berbasis AI dapat mendekati akurasi dengan standard yang tertinggi melalui serangkaian uji coba (testing) atas aplikasi dimaksud. Penyelenggara Fintech memastikan bahwa aplikasi berbasis AI yang dikembangkan sesuai dengan tujuan pemanfaatan pengembangan AI dimaksud, dimana penggunaannya harus sesuai dengan nilai, etika, dan ketentuan. Penyelenggara Fintech memiliki kerangka pertanggungjawaban atas output yang dihasilkan dari aplikasi berbasis AI untuk memberikan kepastian pertanggungjawaban kepada konsumen apabila terjadi hal-hal yang merugikan. 4. Transparan dan Dapat Dijelaskan (transparent and explicable) Penyelenggara Fintech dapat menjelaskan cara kerja pemrosesan AI kepada konsumen, mulai dari input sampai dengan output yang dihasilkan. Hal ini untuk meningkatkan transparansi pemrosesan aplikasi berbasis AI dan menentukan pertanggungjawaban para pihak, dengan memperhatikan: Penyelenggara Fintech memiliki pengetahuan dan kendali atas cara kerja pemrosesan aplikasi berbasis AI dalam batas-batas tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan (human-on-the loop) .
3
Made with FlippingBook - Share PDF online