Pedoman Keamanan Siber Bagi Penyelenggara Inovasi Teknologi…

Pedoman Keamanan Siber Bagi Penyelenggara ITSK

a) Autentikasi atau pengamanan kata sandi

Hashing Password : - Menggunakan algoritma hashing kriptografi yang kuat (contoh: bcrypt, Argon2, PBKDF2) untuk mengamankan kata sandi sebelum disimpan di database untuk memastikan kata sandi asli tidak bisa dipulihkan dengan mudah meskipun database diretas. - Menerapkan mekanisme salt untuk menambahkan data acak ke setiap kata sandi sebelum di- hashing . Hal ini mencegah hacker menggunakan tabel yang telah dibuat sebelumnya ( rainbow tables ) untuk memecahkan hash password . Masking Passwords in User Interfaces: - Selalu menampilkan kata sandi sebagai tanda bintang (*) atau titik (•) saat login dan pendaftaran. - Memberikan opsi untuk menampilkan atau menyembunyikan kata sandi untuk menjaga keseimbangan antara pengalaman pengguna dan keamanan. Namun perlu dipastikan bahwa keadaan default yang diberikan adalah opsi untuk menyembunyikan kata sandi. Secure Transmission of Passwords : - Menggunakan Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) untuk mengenkripsi data yang dikirimkan antara klien dan server , memastikan bahwa kata sandi terlindungi selama transit. - Menerapkan tindakan tambahan seperti HTTP Strict Transport Security (HSTS) untuk memastikan koneksi aman.

26

Made with FlippingBook - Online magazine maker