Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0

Transactions per Second (TPS) Jumlah transaksi yang dapat diproses jaringan blockhain setiap detik.

Travel Rule Standar yang mewajibkan penyedia layanan aset virtual mengumpulkan dan meneruskan informasi pengirim dan penerima dalam transfer tertentu. Travel Rule bertujuan mencegah penyalahgunaan aset virtual untuk pencucian uang dan pendanaan terorisme. Trend Trading Strategi di mana trader menahan posisi trading untuk jangka waktu yang cukup lama, setidaknya beberapa bulan. Trend Trader mencoba mendapatkan keuntungan dari tren atau arah harga. Unbacked Crypto-Asset Aset kripto yang tidak didukung oleh aset dasar tertentu. Nilainya terutama dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar, sehingga memiliki risiko volatilitas yang tinggi. Under-Collateralized Lending Model pinjaman dengan nilai agunan yang lebih rendah daripada nilai pinjaman, atau bahkan tanpa agunan penuh. Model ini berpotensi memperluas akses pembiayaan, namun memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi dan memerlukan credit scoring , perjanjian hukum, serta tata kelola risiko yang kuat. Unhosted Wallet Dompet aset kripto yang tidak dikelola oleh penyedia layanan pihak ketiga, sehingga pengguna memiliki kendali penuh atas kunci akses dan bertanggung jawab atas keamanan dompet serta aset yang tersimpan di dalamnya. User Protection by Design Prinsip perancangan produk dan layanan digital yang sejak awal memasukkan aspek pelindungan konsumen, seperti informasi risiko yang jelas, batasan penggunaan, keamanan akun, mekanisme pengaduan, dan pencegahan praktik menyesatkan. Utility Token Token yang memberikan akses atau kegunaan tertentu dalam suatu ekosistem digital, misalnya akses layanan, pembayaran biaya jaringan, atau penggunaan aplikasi. Utility token tidak selalu memberikan hak kepemilikan atau klaim atas aset dasar, sehingga konsumen perlu memahami fungsinya sebelum membeli. Validator Pihak atau node yang berperan dalam melakukan validasi transaksi dan menjaga integritas jaringan blockchain . Dalam jaringan yang diawasi, peran, hak, kewajiban, dan akuntabilitas validator perlu diatur secara jelas.

112

Made with FlippingBook - Online catalogs