67
Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital di Indonesia
Dengan menerapkan pendekatan secure coding secara menyeluruh, Penyelenggara dapat secara signifikan mengurangi permukaan serangan dan meningkatkan ketahanan sistem terhadap potensi eksploitasi siber.
4.2 Penilaian Tingkat
Maturitas Keamanan Siber Penyelenggara perlu melakukan penilaian maturitas untuk mengidentifikasi kerentanan keamanan siber sehingga dapat menerapkan langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan pertahanan, memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku dan mengurangi risiko hukum serta kerugian finansial. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam penilaian maturitas antara lain: 1. Pemanfaatan Assessment Tools yang terstandarisasi dapat dilakukan dengan mengadopsi beberapa kerangka kerja sebagai berikut: a. Menggunakan Cyber Security Maturity Assessment (CSMA) tools BSSN untuk mengevaluasi kemampuan keamanan siber di berbagai domain dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan; atau b. Menggunakan kerangka CREST untuk menilai maturitas inteligen ancaman siber ( cyber threat intelligence , CTI). CREST membantu untuk menentukan kondisi Penyelenggara dalam bereaksi dan mengelola ancaman siber, menyelaraskan inteligen ancaman siber dengan kebutuhan bisnis, dan mengintegrasikan CTI ke dalam praktik keamanan yang lebih luas; atau
Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online