Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuan…

79

Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital di Indonesia

4.4.1 Fase Tanggap Insiden

1.

Persiapan ( Preparation ) Tahap persiapan merupakan fondasi kritis dalam strategi tanggap insiden, yang bertujuan membangun kapabilitas awal organisasi dalam mengenali, merespons, dan memulihkan insiden siber secara efektif. Pada fase ini, Penyelenggara perlu menyusun struktur organisasi, dokumen panduan, dan kerangka kerja koordinasi yang andal agar siap menghadapi dinamika insiden secara cepat dan terstruktur. Langkah- langkah utama dalam tahap persiapan mencakup: a. M embuat Rencana Tanggap Insiden ( Incident Response Plan atau IRP) atau Buku Panduan Komprehensif ( playbook ), meliputi uraian peran, tanggung jawab, protokol komunikasi termasuk kepada otoritas dan pemangku kepentingan, dan prosedur untuk menangani insiden sebagai landasan strategi keamanan siber yang andal. Pedagang dapat menggunakan framework seperti NIST SP 800-61 atau MITRE ATT&CK 11 yang menyediakan pengetahuan komprehensif mengenai taktik dan teknik hacker sehingga dapat membantu Penyelenggara dalam mendeteksi serta mengurangi ancaman siber. b. Melakukan asset inventory dan menetapkan prioritas terhadap sistem, data, dan layanan yang memiliki nilai strategis bagi kelangsungan operasional. Hal ini penting untuk menentukan tingkat urgensi dan jenis penanganan insiden. c. Memiliki Proof-of-Reserves yang akurat, real-time , dan diverifikasi oleh auditor independen untuk memastikan keyakinan konsumen pada saat terjadinya volatilitas pasar, memvalidasi solvensi dari Pedagang, dan mengurangi penarikan fiat akibat kepanikan. d. M enyediakan dana cadangan darurat ( emergency buffer ) dan mekanisme pembatasan penarikan ( withdrawal throttling ).

11 https://attack.mitre.org/resources/

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online