Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0

Lending market dapat memberikan manfaat berupa efisiensi akses likuiditas, perluasan pembiayaan berbasis aset digital, dan otomatisasi proses pinjam- meminjam. Dalam konteks yang lebih luas, teknologi ini dapat dikaji untuk mendukung pembiayaan rantai pasok, pembiayaan UMKM, penggunaan invoice digital, tokenisasi aset sebagai agunan, serta pencatatan jaminan secara lebih transparan. Apabila dirancang dalam ekosistem yang diawasi, blockchain dapat membantu meningkatkan transparansi agunan, rekam jejak transaksi, dan rekonsiliasi data antar pihak. Namun, lending market berbasis aset digital memiliki risiko yang tinggi. Risiko tersebut mencakup volatilitas nilai agunan, likuidasi otomatis, kegagalan smart contract , oracle risk , mismatch likuiditas, konsentrasi pemberi likuiditas, potensi gagal bayar, risiko leverage berlebihan, dan ketidakjelasan pihak yang bertanggung jawab apabila terjadi kerugian. Dalam protokol DeFi , risiko semakin kompleks karena transaksi dapat berjalan secara otomatis dan lintas yurisdiksi, sementara pihak pengembang atau pengelola protokol tidak selalu memiliki status hukum yang jelas 58 . Dalam konteks pengawasan OJK, lending market berbasis aset digital perlu

penggunaan platform untuk aktivitas ilegal 57 . Dalam konteks pengawasan, OJK perlu mencermati apakah suatu model GameFi hanya merupakan aktivitas permainan digital, atau telah mengandung unsur penghimpunan dana, investasi, perdagangan aset digital, pinjam- meminjam, atau jasa keuangan lainnya. Pembedaan tersebut penting agar inovasi tetap dapat berkembang, namun tidak digunakan untuk menghindari kewajiban perizinan, pelaporan, pelindungan konsumen, dan penerapan APU, PPT, dan PPPSPM.

8.5.3 Lending Market

Inovasi lain dalam ekosistem aset

digital adalah lending market , yaitu mekanisme pinjam-meminjam aset digital yang dapat dilakukan melalui platform terpusat, protokol DeFi , atau model hybrid . Dalam mekanisme ini, pengguna dapat menempatkan aset digital sebagai agunan, meminjam aset lain, atau memperoleh imbal hasil dari aset yang disediakan kepada pool tertentu. Secara global, contoh konsep lending market dapat ditemukan pada berbagai protokol pinjam-meminjam aset digital, termasuk model yang menggunakan smart contract untuk mengatur agunan, rasio pinjaman, bunga, dan likuidasi.

57 Financial Stability Board (FSB). (2022). Assessment of Risks to Financial Stability from Crypto-assets . Basel: FSB.

58 International Organization of Securities Commissions (IOSCO). (2023). Policy Recommendations for Decentralized Finance (DeFi) . Madrid: IOSCO.

84

Made with FlippingBook - Online catalogs