81
Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital di Indonesia
atau otoritas terkait sesuai dengan jalur komunikasi yang telah ditetapkan. h. M embangun kerja sama formal dengan penyedia layanan keamanan siber ( Managed Security Service Provider ), aparat penegak hukum, serta pihak eksternal lain untuk mitigasi insiden.
2.
Deteksi dan Analisis ( Detection and Analysis ) Tahap deteksi dan analisis merupakan inti dari proses tanggap insiden karena bertujuan untuk secara cepat mengenali adanya indikasi serangan siber serta mengevaluasi dampaknya secara akurat. Tahap ini tidak hanya bergantung pada sistem pemantauan otomatis, tetapi juga pada kapabilitas analisis dan respons teknis yang terintegrasi. Langkah-langkah utama pada fase ini meliputi: a. Implementasi sistem deteksi ancaman menggunakan alat deteksi seperti sistem Security Information and Event Management (SIEM) untuk memantau aktivitas jaringan guna mendeteksi perilaku mencurigakan atau potensi insiden. Hal yang perlu diperhatikan adalah: 1. Mengintegrasikan sistem SIEM dengan alat keamanan dan infrastruktur TI ( firewall , router , antivirus , dll) untuk menghubungkan data guna mengenali pola anomali yang terkait dengan aktivitas berbahaya.
Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online