Buku Peta Jalan Pengembangan Dan Penguatan Inovasi Teknolog…

BAGIAN / CHAPTER 3

BAGIAN / CHAPTER 3

Fintechs that support ESG outcomes across a range of areas, including in RegTech, InsurTech, carbon services, investment management, lending, and payments and transactions. For example, India-based Indifi provides an online lending platform designed to help small businesses obtain debt financing, improving access to lending for those with credit challenges. UK- based MoneyBox provides savings products and socially responsible investing opportunities to retail investors through a smartphone app, thereby connecting investors with ESG-focused investment opportunities. US-based Watershed provides businesses with mechanisms to track and reduce their carbon footprint. through a carbon management software and identifying sources renewable energy supplies, carbon removal services and carbon offset projects. are developing solutions The use of blockchain and digital financial assets have also powered technologies that support ESG outcomes. In enhancing carbon emissions assessment and accounting, IBM has developed a blockchain-based platform called "Blockchain for Climate" that enables organizations to track and offset their carbon emissions. The platform uses blockchain to create a tamper-proof record of emissions data and uses smart contracts to automate the process of offsetting emissions. In facilitating carbon trading, Spain-based Climatetrade provides a blockchain-based platform for trading carbon credits focused on connecting businesses with offset projects. Meanwhile, the Singapore Exchange (SGX), DBS Bank, Standard Chartered and Temasek have also come together to establish Climate Impact X (CIX), which is a global exchange and marketplace for high-quality carbon credits.

Solusi keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) turut dikembangkan di sektor fintech. Termasuk RegTech, InsurTech, layanan karbon, pengelolaan investasi, pembiayaan, dan pembayaran. Sebagai contoh, Indifi dari India yang menyediakan platform pinjaman online untuk membantu bisnis kecil mendapatkan dana, sehingga memudahkan akses pinjaman bagi mereka yang memiliki kesulitan akses terhadap kredit. MoneyBox dari Inggris menawarkan produk tabungan dan investasi bertanggung jawab sosial melalui aplikasi ponsel, menghubungkan investor dengan peluang investasi berkelanjutan. Watershed dari Amerika Serikat juga membantu berbagai bisnis dalam melacak dan mengurangi jejak karbon mereka melalui perangkat lunak manajemen karbon, serta mencari sumber energi terbarukan, layanan pengurangan karbon, dan proyek offset karbon. untuk mendukung Teknologi blockchain dan aset keuangan digital juga mendorong inovasi untuk mendukung keberlanjutan. Misalnya, dalam menghitung dan mengurangi emisi karbon, IBM mengembangkan platform berbasis blockchain bernama " Blockchain for Climate " yang membantu perusahaan melacak dan mengimbangi emisi karbon mereka. Platform ini menggunakan blockchain untuk menyimpan data emisi secara aman dan menggunakan kontrak pintar untuk otomatis mengurangi emisi. Di bidang perdagangan karbon, Climatetrade dari Spanyol menyediakan platform berbasis blockchain untuk perdagangan karbon dengan menghubungkan perusahaan dengan proyek pengurangan emisi. Sementara itu, Bursa Singapura (SGX), DBS Bank, Standard Chartered, dan Temasek bekerja sama membentuk Climate Impact X (CIX), yaitu pasar global untuk kredit karbon berkualitas tinggi.

Gambar 35 : Index Literasi dan Inklusi Digital Indonesia 2019 dan 2022 Sumber : OJK Figure 35 : Index Literasi dan Inklusi Digital Indonesia 2019 dan 2022 Source : OJK

36%

41%

31,26%

55,82%

Digital Financial Literacy INDEX

Digital Financial Inclusion INDEX

2019

2022

2019

2022

3.8 Kontribusi ke Pembangunan Berkelanjutan

3.8 Contribution to Sustainable Development

Fintech, sektor teknologi finansial, memainkan peran yang semakin besar dalam mendukung keberlanjutan. Fintech memfasilitasi pembiayaan hijau dengan menghubungkan investor dengan proyek ramah lingkungan dan membuat investasi berdampak lebih mudah diakses. Fintech juga dapat mendorong perilaku konsumen yang berkelanjutan melalui produk keuangan yang inovatif dan wawasan berbasis data. Lebih jauh lagi, fintech mempromosikan inklusi keuangan, membawa lebih banyak orang ke dalam sistem keuangan dan berpotensi memungkinkan mereka untuk berkontribusi pada upaya keberlanjutan. Dengan penekanannya pada efisiensi dan potensinya untuk aplikasi seperti investasi hijau dan pelacakan emisi karbon, fintech menawarkan serangkaian alat yang ampuh untuk membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Fintech, the financial technology sector, is playing a growing role in supporting sustainability. It facilitates green financing by connecting investors with eco-friendly projects and making impact investing more accessible. Fintech can also encourage sustainable consumer behavior through innovative financial products and data- driven insights. Furthermore, fintech promotes financial inclusion, bringing more people into the financial system and potentially enabling them to contribute to sustainability efforts. With its emphasis on efficiency and its potential for applications like green investments and carbon emission tracking, fintech offers a powerful set of tools to build a more sustainable future.

Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2024 - 2028

Roadmap for Developing and Strenghthening Financial Sector Technology Innovation, Digital Financial Asset, and Crypto Asset 2024 - 2028

86

87

Made with FlippingBook Digital Proposal Creator