Providers (CAESP) memperoleh izin sebelum beroperasi. Selain regulator, Jepang juga menerapkan model self- regulatory organization (SRO) melalui Japan Virtual and Crypto Assets Exchange Association (JVCEA) yang menyusun standar operasional dan kepatuhan bagi seluruh anggotanya [34]. Perizinan dan Tata Kelola Seluruh penyelenggara perdagangan aset kripto wajib terdaftar pada FSA dan memenuhi persyaratan terkait tata kelola perusahaan, manajemen risiko, keamanan sistem informasi, serta penerapan Anti- Money Laundering dan Counter Financing of Terrorism (AML/CFT). Direksi bertanggung jawab penuh atas pengelolaan risiko operasional, keamanan teknologi, dan pelindungan aset konsumen. Selain pengawasan langsung oleh FSA, kepatuhan operasional juga diawasi oleh JVCEA sebagai organisasi pengatur mandiri industri [35]. Pelindungan Aset Konsumen Salah satu karakteristik utama regulasi Jepang adalah kewajiban pemisahan aset ( segregation of assets ) antara dana perusahaan dan aset milik konsumen. Untuk meminimalkan risiko pencurian digital, FSA mewajibkan minimal 95% aset kripto konsumen disimpan dalam cold wallet , sedangkan aset yang ditempatkan
pada hot wallet hanya diperbolehkan dalam jumlah terbatas untuk kebutuhan operasional dan harus didukung dengan cadangan aset perusahaan dalam jumlah yang setara. Pendekatan ini lahir sebagai pembelajaran dari berbagai kasus peretasan yang pernah terjadi di Jepang [34]. Anti Money Laundering dan Counter Financing of Terrorism Jepang juga menjadi salah satu negara Asia yang lebih awal menerapkan FATF Travel Rule . Melalui ketentuan FSA dan implementasi oleh JVCEA, setiap penyelenggara wajib mengumpulkan serta menyampaikan informasi mengenai pengirim dan penerima pada transaksi aset kripto antar penyedia layanan. Penerapan Travel Rule bertujuan meningkatkan transparansi transaksi lintas platform serta mencegah penyalahgunaan aset kripto untuk pencucian uang maupun pendanaan terorisme [34]. Jepang juga menjadi salah satu negara Asia yang lebih awal menerapkan FATF Travel Rule . Melalui ketentuan FSA dan implementasi oleh JVCEA, setiap penyelenggara wajib mengumpulkan serta menyampaikan informasi mengenai pengirim dan penerima pada transaksi aset kripto antar penyedia layanan. Penerapan Travel Rule bertujuan meningkatkan
24
Made with FlippingBook - Online catalogs